TENTANG Kok Muslim?

KokMuslim Merupakan Media Informasi dan Edukasi yang Membahas Seputar Dunia Islami, Berita, dan Hal-Hal Menarik Lainnya

Showing posts with label Serba Serbi. Show all posts
Showing posts with label Serba Serbi. Show all posts

Lamborghini vs Gerobak Susu: Rahasia yang Terungkap!


Mobil Lamborghini diamankan di unit kecelakaan Polrestabes Surabaya. (KOMPAS.com/Achmad Faizal)

‘Hah! Lamborghini? Gak salah!’…. ‘Iya!, ‘jarene ono mobil balapan isuk-isuk, nabrak karo mas’e sing dol-dolan susu!... sing tuku susu meninggal pisan…’ (baca: ‘iya, katanya ada mobil yang balapan pagi-pagi, nabrak bapak yang lagi jualan susu. Yang beli susu malah meninggal). Demikian secuil percakapan yang saya dengar pagi itu. Baru saja selesai beribadah Minggu, santer berita ini tersiar. Ya! Terulang lagi. Dari kasus anak Ahmad Dhani, lalu mobil mewah di Jakarta yang ‘nyeruduk’ motor, dan sekarang terjadi lagi. Dan kali ini TKP-nya hanya berjarak 7 menit dari rumah saya.

Netizen sempat mengunggah video langsung pasca kejadian. Dalam video berdurasi singkat itu terlihat seorang anak pemuda (konon baru berusia 24 tahun) berusaha keluar dari mobil mewah yang katanya bernilai lebih dari 10 miliar! Fantastis! Harga sebuah mobil yang kelihatannya mustahil dimiliki oleh anak yang baru berusia muda itu. Dalam tayangan itu sang pemuda yang berusaha keluar dari mobil mewah itu, juga berusaha untuk menelepon seseorang dengan handphone-nya. Dan terdengar samar-samar kalimat, ‘…Mah…iya Mah nabrak... di depan kantor samsat….’ Siapa pun orang yang dia telepon, pastilah orang yang sangat dekat dengan sang pemuda. Dugaan saya, ibunya sendiri.

Hmmm… jika benar demikian. Kira-kira apa yang ada di benak ibu ini. Pagi hari dan telepon berbunyi mengabarkan sebuah berita buruk.

Sejujurnya saya tahu persis apa yang ada di benak ibu sang pemuda ini. Mengapa? Karena saya pun dahulu demikian. Seorang pemuda yang suka "bergaya" di lintasan jalanan kota. Orang bilang "penggemar mobil cepat".


Lamborghini vs Gerobak Susu: Rahasia yang Terungkap!


1. Identitas.
Sore itu di Bandung, saya dan 3 orang teman pria ada di sebuah mobil. Stop! Tunggu dulu. Ini bukan sembarang mobil. Mobil ini sudah dimodifikasi. Sebuah mobil jeep yang body-nya nyaris mencium aspal. Ceper abis! Tidak hanya itu. Mobil ini juga menghabiskan dana jutaan untuk membuat sound system-nya heboh. Mirip toko kaset berjalan (demikian dulu mereka menyebutnya). Jeroan mesin? Jangan tanya! Mesin mobil ini tidak lagi asli. Ya! Mesin yang bisa dipacu kencang bak seekor kuda liar.

Di dalam mobil inilah kami berempat berputar-putar di sepanjang Jalan Dago (Bandung). Semua orang pasti memandang mobil ini. Bagaimana tidak? Bukan hanya suara musik yang keras tapi cat mobil ini sangat ‘nyentrik’. Apalagi dengan airbrush ‘spiderman’ di kap mesinnya.

Kami sangat bangga berada di dalam mobil itu. Para wanita memuja kami. Sekali klakson, mereka tersenyum seakan berkata, "Ajak kami donk naik mobilnya!" Bangga! Bangga bukan karena prestasi. Bangga hanya karena mobil yang sesungguhnya adalah pinjaman. Benar! Mana mungkin seorang anak SMA bisa membeli mobil seperti itu. Mobil ini pinjaman. Orang tua saya yang memilikinya.
Demikianlah seorang pemuda hidup. Sebuah buku ajaib pernah menuliskan ini. "Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan...." Seorang pemuda perlu mencari identitas mereka bukan dengan omongan kosong. Mereka perlu menggali kemampuan dan skill yang telah diberikan Sang Pencipta! Jika tidak demikian, ia akan menjual kekayaan orang tua mereka. Hai para pemuda! Bangunlah! Sudah bukan jamannya menyombongkan dan berbangga dengan fasilitas orang tuamu. Sebaliknya, bersyukurlah jika engkau lahir di keluarga yang mampu. Dan gunakan anugerah itu dengan bertanggung jawab. Pakai guna masa depan yang nantinya bisa memberikan arti bagi orang lain.

Berhenti melihat anak-anak lainnya yang memiliki ini dan itu. Ingat bahwa selalu ada langit di atas langit. Jika mata kita selalu melihat ke atas, kita akan tersandung. Lihatlah ke bawah dan Anda bisa bersyukur dengan apa yang ada padamu.


2. Kasih
Sekarang saya sudah memiliki dua orang anak. Memang masih kecil. Tapi refleksi ini mengingatkan saya betapa sulitnya menjadi orang tua. Saya yakin para orang tua setuju dengan saya. Kita sangat mencintai anak-anak kita. Hingga sulit sekali untuk berlaku "tega" kepada mereka.

Calista (23 bulan), anak perempuan kami. Dia seorang anak yang selalu menuntut untuk dipenuhi maunya. Jika tidak, siap-siap dengan tangisan dan juga "drama" pilu yang terjadi di lantai rumah. Kami sebagai orang tua sepakat. Anak ini perlu dididik sejak kecil. Kalau dia mau sesuatu dan menangis – apalagi teriak-teriak – maka kami justru tidak akan memberikan apa yang dia mau. Kami belajar untuk "tega". Ya! Awalnya tidak mudah. Selalu di antara kami akhirnya datang dan menggendong lalu memberikan apa yang dia mau. Tapi kami sadar. Ini tidak baik. Dia akan memahami bahwa cinta dan kasih sayang memiliki arti bahwa apa pun yang dia minta pasti ada.
Kami komitmen. Kami membiarkan dia menangis. Setelah berhenti, barulah kami mencoba menjelaskan kepadanya. (Percayalah anak sekecil itu sudah bisa memahami). Kami terus memberikan pemahaman bahwa cinta dan kasih sayang tidak selalu diwujudkan dengan memberikan apa pun yang diminta. Tidak! Cinta dan kasih sayang diwujudkan dengan memberikan yang dibutuhkan anak bukan yang diinginkan anak. Ini sangat berbeda. Maka kebutuhan anak selalu dipenuhi berdasarkan hikmat Tuhan bukan hikmat dunia.

Ayah dan ibu saya bertengkar hebat. Adu argumentasi terjadi. Saya mencoba mendengarkan. Ternyata mereka sedang berdiskusi tentang pemberian kendaraan untuk saya gunakan ke sekolah. Perdebatan terjadi. Dan ibu saya yang menang. Saat usia saya menginjak 17 tahun, saya sudah punya mobil. Dan celakanya. Justru mobil inilah yang membawa saya pada kehancuran. Bagaimana tidak? Saya kemudian lebih mencintai mobil itu daripada orang tua saya sendiri.

Pertengkaran muncul berkali-kali karena mobil itu. Setiap malam Minggu orang tua harus menjemput saya karena tertangkap balap liar. Hutang yang besar ke bengkel karena mobil itu. Dan banyak lainnya.

Ini menjadi pelajaran. Hati-hati, Jika anak mulai mencintai pemberian orang tua lebih daripada orang tua mereka sendiri. Karena ada tertulis: ‘di mana hartamu, di situ hatimu!’. Harta bisa membawa kehancuran jika tidak diawali dengan hati yang benar!’


3. Mengampuni

Hari ini saya bersyukur karena memiliki orang tua yang mengampuni dan memaafkan. Sebaik dan sejenius apa pun metode pendidikan kita di rumah, tidak akan menjamin anak-anak kita tidak berbuat kesalahan. Tentu ada derajat kesalahan. Beberapa orang tua bilang, "Yang penting jangan narkoba deh, kalau pacar-pacaran sih boleh-boleh saja...." Memang di lingkungan kita pasti akan ada sanksi sosial. Dan tanpa membaca kitab undang-undang pun, kita tahu bahwa ada tingkatan dosa.
Tapi apa pun itu bentuknya, tetap saja namanya kesalahan. Dan seorang anak perlu mengerti apa itu kesalahan. Deon dan Calista adalah dua orang anak yang baik. Tapi tetap saja mereka berbuat kesalahan. Ketika mereka melakukan kesalahan, kami memberikan mereka hukuman. Berdiri di tempat. Deon tahu sekali hal itu. Tetapi tidak cukup hanya menghukum. Kami memanggil, memberikan bertanya dan memberikan penjelasan. Setelah itu kami berdoa dan meminta maaf pada Tuhan. Dan diakhiri dengan berpelukan. Ini penting! Anak perlu jelas tahu kesalahannya.

Kadang kita orang tua kurang melakukan hal itu. Mengapa? Karena hukuman yang kita berikan semata karena emosi kita. Karena ada hal yang menganggu kenyamanan kita. Entah itu suara bising, entah itu karena anak tidak nurut, dan lainnya. Yang pasti bukan untuk kebaikan anak-anak kita. Tidak cukup penjelasan. Anak juga perlu untuk tahu bahwa setiap kesalahan yang terjadi, maka pintu maaf pasti akan diberikan.

Mengapa anak-anak kemudian menjadi liar di jalanan? Salah satu penyebabnya adalah karena mereka ‘takut’ untuk kembali ke rumah. Anak-anak merasa lebih baik melampiaskan kekesalan dan perasaan bersalah mereka di luar. Dengan teman-teman yang juga mengalami hal yang sama. Rumah tidak lagi menjadi tempat untuk mereka mengadu. Rumah tidak lagi membuka pintu untuk maaf. Saya paham betul. Saya sangat takut jika ada kesalahan di luar yang saya perbuat. Karena ayah saya akan marah sekali, dan sayangnya saya hampir tidak pernah mendengar kata "saya memaafkanmu" keluar dari mulut ayah. Saya tidak menyalahkan ayah. Tapi saya sadar sesadar-sadarnya bahwa menjadi orang tua tidak mudah.

Bagi pengendara Lamborghini. Siapa pun dan apa pun yang telah Anda lakukan, jika kamu bertobat, selalu ada pintu maaf! Kiranya kejadian ini juga membuka mata kita semua – baik orang tua atau anak-anak – untuk tetap mawas diri. Mendekatkan diri pada Tuhan untuk senantiasa meminta hikmat dan perlindungan-Nya


sumber 



Read More...

Foto Semut Perkasa Asal Indonesia Curi Perhatian Dunia


Semut adalah semua serangga anggota suku Formicidae, bangsa Hymenoptera. Semut memiliki lebih dari 12.000 jenis (spesies), sebagian besar hidup di kawasan tropika. Sebagian besar semut dikenal sebagai serangga sosial, dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur beranggotakan ribuan semut per koloni. Anggota koloni terbagi menjadi semut pekerja, semut pejantan, dan ratu semut.

Dimungkinkan pula terdapat kelompok semut penjaga. Satu koloni dapat menguasai daerah yang luas untuk mendukung kehidupan mereka. Koloni semut kadangkala disebut “superorganisme” karena koloni-koloni mereka yang membentuk sebuah kesatuan.

Namun di Indonesia, ada semut yang sangat kuat. Semut rangrang ini tak sengaja terabadikan oleh kamera seorang remaja di kebun rumahnya. Dalam gambar, dengan jelas terlihat si semut menggunakan kepalanya untuk mengangkat seekor ulat hijau yang jauh lebih besar dari tubuhnya seorang diri.

Frenki Jung, remaja 17 tahun yang mengabadikan semut itu melihat si semut di halaman belakang rumahnya di Sambas, Kalimantan Barat, Indonesia.

    “Semut merah itu mengangkat ulat hijau sambil berjalan. Semut ini memang termasuk semut yang kuat dan tampaknya dia melakukan itu untuk menguji dirinya,” kata Frenki

Foto Semut Perkasa Asal Indonesia Curi Perhatian Dunia1Semut memang dikenal sebagai hewan pekerja keras. Mereka hidup berkoloni dan sangat menjaga ratu mereka.

Sumber
Read More...

Misteri Kain Kafan Turin (Kafan yang Membungkus Yesus) ?

Oke, langsung saja kita mulai dengan pembahasan kita kali ini, dan artikel ini saya ambil dari blog imaGitopia tentang Kain Kafan Turin.
So... ini dia artikelnya bos (Just share)... enjoy the read







 Deskripsi Kafan Turin
Kafan Turin atau Shroud of Turin merupakan salah satu peninggalan Katolik yang paling kontroversional.

Kafan Turin merupakan kain kafan selebar 1 meter dengan panjang 4 meter. Dikatakan kontroversional karena pada lembaran kain tua tersebut tercetak citra samar dari darah mengering membentuk siluet seorang pria tinggi berambut panjang dan berjenggot yang diyakini sebagai citraan Yesus Kristus.

Beberapa orang meyakini bahwa citra yang tercetak pada kafan tersebut adalah Yesus karena noda darah tebal yang terlihat di pergelangan tangan dan pergelangan kaki sama dengan posisi Yesus ketika dipaku di tiang salib. Mereka juga percaya bahwa kain kafan ini merupakan kain yang menutupi Yesus ketika Yesus diletakkan di dalam makamnya dan gambarannya tercetak pada serat-serat kain pada saat/dekat ketika Yesus dipercaya bangkit dari kematian.



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbNzWVQlZtE1qSQKlWe5IPj7l8aXTzhnUjk52m2JtJPZqoBKbo-hwijraoq5Gvd8zn1fDt7Wq2dZjsgALc6hCBCCvk3DUIAIRJt50bvCMd67s4LzDR36f1rqTjEhz5_Rgrwzzv5GfUZ0rh/s1600/Shroud-Kain-Kafan-Yesus-dasri-Turin.jpg


Menebak Usia Kafan Turin
Berbagai pengujian telah dilakukan terhadap kain ini, namun perdebatan mengenai asal-usulnya masih berlangsung. Penanggalan radio-carbon pada tahun 1988 oleh tiga kelompok ilmuwan yang berdiri sendiri mengeluarkan hasil yang diterbitkan di dalam Jurnal Akademik Nature yang mengindikasikan bahwa kain kafan tersebut dibuat pada Abad Pertengahan, sekitar 1300 tahun setelah Yesus hidup. Hal ini akhirnya memunculkan anggapan bahwa kain kafan tersebut adalah sebuah pemalsuan.


Namun, pada tahun 2005 analisa lanjutan kembali dilakukan dan menyatakan bahwa contoh kain yang pernah diambil oleh ilmuwan pada tahun 1988 tersebut merupakan bagian kain yang bukan bagian dari kain kafan asli. Kain Kafan Turin juga rusak akibat kebakaran di akhir Abad pertengahan yang mungkin bisa juga menambahkan material karbon pada kain tersebut sehingga menyebabkan kadar radiokarbon yang lebih tinggi.

Kini, ilmu pengetahuan telah mendukung orang-orang yang percaya. Para peneliti akhirnya bisa menentukan usia dari Kafan Turin. Mereka menggunakan tes forensik untuk membandingkan serat dari Kafan Turin dengan berbagai sampel kain kuno. Hasilnya menunjukkan bahwa kain tersebut berusia antara 300 SM sampai 400 M, yaitu masa di mana Yesus hidup.

Kafan Turin dan Gereja Katolik
Gereja Katolik sendiri tidak pernah mengklaim dan mengeluarkan pernyataan tentang keaslian dari Kafan Turin, meskipun mereka menganggap Kafan Turin sebagai relik suci, lambang kuat akan penderitaan Kristus. Namun secara eksplisit, Paus Fransiskus menyinggung keterkaitan kain Kafan Turin dengan Yesus.

Paus Fransiskus mengatakan, "Pria di dalam kafan itu mengundang kita untuk merenungkan Yesus dari Nazaret."

"Wajah yang rusak itu, serupa dengan wajah pria dan wanita yang hancur oleh hidup yang tak menghormati martabat mereka, oleh perang dan kekerasan yang menimpa orang-orang lemah."

Paus menambahkan, di saat bersamaan, wajah di kain kafan tersebut menunjukkan kedamaian yang agung. "Tubuh yang disiksa itu menunjukkan sebuah keagungan yang berdaulat."

Berbicara sebelum memimpin perayaan Paskah pertamanya di Basilika Santo PetrusVatikan, Paus Fransiskus mengatakan, mata sosok di kain kafan itu terpejam. "Namun secara misterius, Dia mengawasi kita dan dalam keheningan, Dia berbicara kepada kita."

Diskusi

Saya menjadi bertanya-tanya. Kalau memang benar Kafan Turin asli, apakah citra yang tercetak pada kain tersebut benar-benar wajah Yesus? Entahlah. . .

Saya sempat menyaksikan sebuah tayangan khusus membahas mengenai Kafan Turin ini di National Geographic Channel. Dalam tayangan tersebut, beberapa ilmuwan berusaha mengungkap bagaimana citra wajah pada kain tersebut dapat tercetak dengan baik. Mereka mencoba dengan melumuri salah satu wajah temannya dengan cat-yang dianggap sebagai darah. Kemudian wajahnya ditutupi dengan kain. Setelah diangkat, tidak terbentuk cetakan sebaik cetakan seperti pada Kafan Turin.






Kemudian selanjutnya dengan cara yang sama, namun kain yang menutupi wajah tadi ditekan-tekan agar dapat mencetak permukaan wajah yang telah dilumuri cat. Hasil cetakan wajahnya berantakan dan tidak membentuk wajah sama sekali.

Jadi bagaimana bisa wajah yang "dianggap" sebagai Yesus tersebut tercetak dengan sangat baik pada Kafan Turin?

Apakan jenazah tersebut Yesus atau bukan, semoga kebenaran ini segera terungkap. Namun Almarhum Paus Yohanes Paulus II pernah berkata:

"Semenjak kita tidak berurusan dengan masalah keimanan, Gereja tidak bisa memberikan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut. Gereja mempercayakan tugas penelitian ini pada kaum ilmuwan untuk menghasilkan jawaban-jawaban yang cukup terhadap pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan kain kafan ini."



Sumber
Read More...

Wahai Anak Lelaki, Lakukanlah Ini Ketika Orang Tua mu Meninggal


Inilah beberapa hal, khususnya buat anak laki-laki, ketika orang tuanya meninggal ...
Apabila Ibu Ayah kita meninggal, turunlah dalam liang kubur dan sambutlah mayat beliau, buka papan penutup keranda (tempat usungan mayat), angkat mayat Ibu Ayah kita.

Biarkan kita yang memutarkan mayat Ibu Ayah kita menghadap ke kiblat. Kita yang melakukan!!! Bukan hanya menyaksikan saja orang lain yang melakukan.

Allahu Robbi... " Ibu.. Terakhir kali ini aku melihat Ibu". Biarkan kita yang merelai ikatan di kepala dan di tubuh beliau.. Pegang perlahan-lahan badan Ibu kita, arahkan beliau dengan baik-baik, ambil gumpalan tanah dan letakanlah di belakang tengkok Ibu kita.

"Ibu, terakhir kali inilah aku melihat engkau". Terlintas dalam hati kita sambil memegang Ibu kita... Ingat sejak kita bayi, tangan Ibu kita ini yang mensuapi makanan ke mulut kita.

Ingat hari pertama
kita bisa berjalan, muntah, berak, beliau lah orang yang tidak pernah sedikit pun untuk menolak. Sebagaimana pun jahatnya anak terhadap beliau, kita tetap anak beliau dan selalu terima sebagai anak beliau.

Naiklah ke atas dan duduklah di tepi makam beliau serta dengarkanlah "Talqin" yang di sampaikan teruntuk Ibu kita. Hari terakhir ini lihatlah, tidak ada benda apapun yang bisa kita berikan untuk bekal beliau kecuali hanya Doa:

"Ya Allah.. Aku angkat tanganku Ya Allah.. Aku ridho Kau ambil Ibu ku Ya Allah..
Dia yang melahirkan aku.. Ya Allah hari ini aku tinggal dia Ya Allah, aku serahkan dia atas urusan Mu belaka Ya Allah. Aku tadahkan tanganku Ya Allah.. Aku memohon dengan sangat-sangat Kau ampunkan dosa-dosa Ibu ku, tolong Ya Allah.. Kasihani Ibu ku Ya Allah.. Aku adalah hasil didikan dari dia. Ya Allah sayangi dia Ya Allah.

Maka akan beruntunglah Ibu kita, apakah Allah akan menolak doa itu? Allah tak akan menolak doa ikhlas yang datang dari seorang anak.

Pesan ini bagi sahabat-sahabat yang selagi punya Ibu Ayah masih hidup. Dan Bagi sahabat-sahabat yang Ibu Ayah telah tiada...

Semoga bermanfaat....

Sumber



Read More...

Turki, Dan Barang Buruan Raja Salman


Pada beberapa hari yang lalu (15-16 November 2015) baru saja terjadi pertemuan puncak negara-negara G20 yang dilaksanakan di kota Antalya-Turki yang diikuti oleh 20 pemimpin negara-negara besar dunia termasuk Pemimpin Saudi Arabia, Raja Salman Bin Abdul Aziz yang mana waktu itu beliau bersikukuh untuk berbelanja ke salah satu toko di kota Antalya setelah pertemuan G20 selesai.

Benar saja, Raja Salman -dengan diikuti oleh para delegasi Saudi lainnya- masuk ke salah satu toko yang khusus berjualan souvenir.

Setelah memasuki toko tersebut, Sang Raja mengitari toko tersebut dan kelihatannya sangat senang dengan barang-barang yang dipajang disana. Namun Sang Raja tidak tertarik untuk membeli apa-apa kecuali hanya satu barang saja, yaitu sebuah kerajinan tangan yang terbuat dari kayu berlapis tembaga bergambar Bintang dan Bulan Sabit. Sebuah karya yang kembali mengingatkan kita semua masa kejayaan Imperium Agung Adidaya Kekhilafahan Islam Otoman yang menguasai hampir seluruh peta dunia kala itu.


Demikianlah, seperti yang diceritakan oleh pemilik toko souvenir, Murad Oolac, "Harga souvenir yang beliau beli cuma 350 dolar saja. Pada awalnya, ketika kami melihat beliau mengitari toko dan sangat senang dengan barang-barang pajangan kami, kami kira beliau akan memborong banyak souvenir dan membelanjakan banyak uang, namun perkiraan kami salah, dan beliau tidak membeli apapaun kecuali kerajinan tangan yang bergambar Bintang dan Bulan Sabit itu." Seperti yang dinukil situs shasha.ps, Selasa (24/11).

Sumber: http://www.shasha.ps/news/172218.html
Terj: Syafruddin Ramly
(fb: Sahabat Erdogan)

Pada beberapa hari yang lalu (15-16 November 2015) baru saja terjadi pertemuan puncak negara-negara G20 yang dilaksanakan di kota Antalya-Turki yang diikuti oleh 20 pemimpin negara-negara besar dunia termasuk Pemimpin Saudi Arabia, Raja Salman Bin Abdul Aziz yang mana waktu itu beliau bersikukuh untuk berbelanja ke salah satu toko di kota Antalya setelah pertemuan G20 selesai.

Benar saja, Raja Salman -dengan diikuti oleh para delegasi Saudi lainnya- masuk ke salah satu toko yang khusus berjualan souvenir.

Setelah memasuki toko tersebut, Sang Raja mengitari toko tersebut dan kelihatannya sangat senang dengan barang-barang yang dipajang disana. Namun Sang Raja tidak tertarik untuk membeli apa-apa kecuali hanya satu barang saja, yaitu sebuah kerajinan tangan yang terbuat dari kayu berlapis tembaga bergambar Bintang dan Bulan Sabit. Sebuah karya yang kembali mengingatkan kita semua masa kejayaan Imperium Agung Adidaya Kekhilafahan Islam Otoman yang menguasai hampir seluruh peta dunia kala itu.


Demikianlah, seperti yang diceritakan oleh pemilik toko souvenir, Murad Oolac, "Harga souvenir yang beliau beli cuma 350 dolar saja. Pada awalnya, ketika kami melihat beliau mengitari toko dan sangat senang dengan barang-barang pajangan kami, kami kira beliau akan memborong banyak souvenir dan membelanjakan banyak uang, namun perkiraan kami salah, dan beliau tidak membeli apapaun kecuali kerajinan tangan yang bergambar Bintang dan Bulan Sabit itu." Seperti yang dinukil situs shasha.ps, Selasa (24/11).

Sumber: http://www.shasha.ps/news/172218.html
Terj: Syafruddin Ramly
(fb: Sahabat Erdogan)

Read More...

Tidak Dihargai Risetnya, DR Ahli Pengobatan Kanker MUSLIM Ini Menulis Surat Terbuka

12 tahun yang lalu hari-hari ini, saya kehilangan data riset saya hasil kerja selama 15 tahun. Komputer laptop terakhir saya ‘crash’ setelah berhari-hari menjalankan program rekonstruksi data pemindaian. Sebelumnya 2 komputer lain yang menyimpan data backup hangus tersambar petir, 2 lagi juga ‘crash’ terlebih dahulu karena tak mampu menjalankan program.

Ketika baru memulai membina riset di Indonesia selama 6 bulan, langit bagaikan runtuh, seolah-olah mengatakan: “Tak ada tempat buat saya di Indonesia.”




Tak ada ‘shock’ yang lebih berat dari itu yang pernah saya alami dalam hidup saya hingga membuat saya seminggu lebih tak mampu keluar rumah.

Tetapi hal itu tak merubah niat saya untuk mencoba membangun riset di Indonesia. Dari puing-puing akhirnya ECVT (Electrical Capacitance Volume Tomography) lahir, hari-hari ini 12 tahun yang lalu di sebuah ruko di Tangerang. Tahun berikutnya paten ECVT didaftarkan di PCT. 3 tahun kemudian ‘granted’. Tahun 2006 ketika polemik sedang panas-panasnya tentang ECVT, NASA memakainya untuk pengembangan sistem pemindaian di pesawat ulang-alik. 2007 jurnal ECVT terbit di IEEE Sensors Journal, dengan alamat Fisika UI. 2008 Dept Energi Amerika memakainya sebagai model sistem pemindaian untuk pengembangan ‘Next generation power plant’ dan untuk verifikasi hasil simulasi supercompter skala penta-eksa.

Di Indonesia ECVT berkembang lebih banyak ke aplikasi di bidang medis, bekerja sama dengan Fisika Medis UI, Biofisika ITB, Biologi IPB, Litbangkes, Metalurgi Untirta, Kedokteran Unair, Biomedik UIN, Biomedik ITS, Univ. Kyoto dan lain sebagainya. Di Indonesia lahirlah teknologi pertama di dunia: Breast ECVT untuk screening breast cancer secara 4D dan instant, serta Brain ECVT untuk pemindaian aktifitas otak secara 4D dan real time.

Salah satu turunan teknologi ECVT adalah aplikasi untuk terapi kanker, ECCT (Electro-Capacitive Cancer Therapy), didaftarkan paten Indonesia 2012. ECCT dan ECVT adalah setara dengan radioterapi untuk terapi dan CT scan untuk pemindai dengan sumber gelombang elektromagnet pengion. Bedanya ECVT dan ECCT memanfaatkan sifat dasar biofisika sel dan jaringan.

ECVT dan ECCT jelas memberikan harapan besar untuk terapi kanker berbasis gelombang energi non-radiasi. Dengan ECCT misalnya kasus yang sudah tidak ada jalan keluar sebelumnya seperti kanker di tengah batang otak atau kanker yang sudah menyebar ke seluruh tubuh masih mungkin dibersihkan (dibersihkan, tanpa tanda kutip) dengan ECCT.

ECVT dan ECCT bisa dikatakan tak ada referensinya di dunia luar, karena keduanya lahir di Indonesia, pertama di dunia.

Sesuatu yang baru sudah pasti akan mengundang kontroversi. Adanya kontroversi itu sendiri justru karena kita mencoba sesuatu yang baru. Tanpa mencoba sesuatu yang baru, tak ada yang akan mengubah nasib kita.

ECVT dan ECCT hanyalah teknologi yang dikembangkan berdasarkan prinsip fisika dan matematis. Kalau bukan saya yang membuatnya, akan ada orang lain yang membuatnya di tempat lain di waktu lain.

12 tahun kemudian sejak pertama kali ECVT ditemukan, hari ini di tempat yang sama saya mendapat surat dari sebuah lembaga agar saya menghentikan semua kegiatan pengembangan riset saya di Indonesia. Haruskah pertanyaan 12 tahun yang lalu perlu diulang: “Tak ada tempat buat saya di Indonesia?”

Warsito P. Taruno
Tangerang, 30 Nopember 2015

Sumber: Warsito P. Taruno

Sumber


Read More...

KISAH NYATA : Kisah Mahasiswi yang Meninggal Setelah Berzina

 Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Ratna (nama samaran) (22) mati dibunuh kekasih haramnya sendiri. Mayat Ratna ditemukan warga dalam karung plastik besar di tepi Sungai Cisadane, Rumpin, Bogor pada Ahad 11 Agustus lalu. 

Bambang (nama samaran) (25) adalah eksekutornya. Dia menjalin hubungan asmara dengan mahasiswi Universitas Pamulang (Unpam) semester 4 pada tahun 2010 namun, beberapa bulan kemudian hubungan keduanya kandas. 

Lalu mereka kembali berpacaran saat bulan puasa kemarin. Menurut pengakuan Bambang , sebelum pembunuhan itu terjadi mereka berzina terlebih dahulu. Seusai melakukan perbuatan yang sangat hina di mata agama ini, Ratna meminjam Hand Phone pacarnya tersebut dan menghapus nomor kontak ponselnya. Bambang pun marah.

Terjadilah pertengkaran keduanya. Pertengkaran semakin panas sehingga Bambang memutuskan hubungannya. Ratna pun mengancam akan menyebarluaskan bahwa mereka telah berhubungan intim, melalui media jejaring sosial facebook.

Hingga pada akhirnya, Bambang membunuh Ratna. Lalu Bambang membenamkan wajah Ratna ke tanah. Setelah melihat Ratna terkapar lemas di tanah, Bambang kemudian menjerat leher Ratna dengan kerudung yang dikenakan mahasiswi itu.

Bambang kemudian membungkus Ratna ke dalam karung dan membuangnya di pinggiran Sungai Cisadane. Ringkasnya, Ratna meninggal setelah melakukan zina bersama pasangan haramnya. Padahal ancaman siksa atas pelaku zina sangatlah berat. Bahkan, jika tegak hukum Islam si pezina yang belum pernah menikah dicambuk di depan umum sebanyak 100 kali, lalu diasingkan selama satu tahun.

Di alam kubur, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah mengabarkan siksa ngeri bagi pelaku zina dalam mimpinya. Yakni, pezina laki-laki dan perempuan dalam keadaan telanjang ditaruh pada sebuah tungku api yang sangat besar, bagian bawahnya sangat luas sementara bagian atasnya lebih sempit. Di bawah tungku tersebut dinyalakan api yang menyala-nyala.

Terdengar dari dalamnya kegaduhan dan suara teriakan yang mengerikan. Jika api itu menyala maka terangkatlah mereka sehingga hamper-hampir terlempar ke luar.

Mereka menjerit sejadi-jadinya.

 Namun jika apinya mengecil maka mereka kembali turun. Dan siksa tersebut akan berulang-ulang mereka rasakan sehingga terjadinya kiamat. (HR. Al-Bukhari dari Samurah bin Jundub)

 Dan setelah terjadinya kiamat, siksa yang lebih berat dan keras telah menanti mereka. Kerasnya ancaman hukuman bagi pezina tak lepas dari beratnya perbuatan zina dalam pandangan Islam. Bahkan sebagian hadits mengindikasikan hilangnya iman dari diri pezina saat ia berzina.


Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

 لَا يَزْنِي الزَّانِي حِينَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَسْرِقُ حِينَ يَسْرِقُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَشْرَبُ الْخَمْرَ حِينَ يَشْرَبُهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ “Seorang pezina yang akan berzina tak akan jadi berzina ketika dalam keadaan beriman. Seorang pencuri yang akan mencuri tak akan jadi mencuri ketika dalam keadaan beriman. Seorang peminum khamar yang akan meminum khamar tak akan jadi meminumnya ketika dia dalam keadaan beriman.”

(HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah. Lafadz milik Muslim)

Imam Nawawi Rahimahullah berkata, “Para ulama berbeda pendapat mengenai hadits di atas. Namun makna yang benar adalah perbuatan maksiat di atas tidak akan dilakukan, jika orang itu memiliki keimanan yang sempurna.

Pengertian ini diambil dari lafadz-lafadz yang diungkapkan untuk penafian sesuatu dan yang dimaksudkan adalah penafian sebagaimana adanya.” Dalam Shahih Bukhari, setelah beliau meriwayatkan hadis ini, Ikrimah berkata,

“Saya bertanya kepada Ibnu Abbas, ‘Bagaimana tercabutnya keimanan dari orang itu?” Ibnu Abbas menjawab, “Seperti ini.” Ibnu Abbas menjalin jari-jarinya dan melepaskankan jalinan jari-jarinya. Ibnu Abbas kembali menjelaskan, “Jika dia bertaubat, maka jari-jari ini akan kembali terjalin."

Demikianlah, Ibnu Abbas kembali memperlihatkan jari-jarinya yang terjalin. Dalam hadits lainnya, Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, “Jika seorang hamba berzina, maka iman akan keluar darinya, maka dia seperti payung yang berada di atas kepalanya. Jika dia meninggalkan perbuatan zina itu, maka keimanan itu akan kembali kepada dirinya.”

(HR. At Tirmizi danAbu Dawud)

Karenanya, bagi saudaraku muslimin dan muslimat janganlah dekati perbuatan zina. Sesungguhnya Allah sangat murka kepada perbuatan tersebut, memperingatkan dari segala sesuatu yang menghantarkan kepadanya, dan mengancam dengan kehinaan di dunia dan siksa yang pedih di akhirat.


Semoga Allah menguatkan kita selalu dan menjauhkan dari segala sebab keburukan iman. Aamin ya Robbal alamin. Wallahu A’lam.



KISAH NYATA : Kisah Mahasiswi yang Meninggal Setelah Berzina




Sumber



Read More...

Kisah Nabi Musa Menginspirasi Jembatan di Belanda

Berbeda dari jembatan pada umumnya, Jembatan Musa benar-benar berada di tengah air, membelah sebuah sungai di wilayah Halsteren, Belanda.

Dream - Anda tentu pernah mendengar kisah Nabi Musa AS yang mampu membelah Laut Merah dengan mukjizat tongkatnya.


Kisah Nabi Musa Menginspirasi Jembatan di Belanda,mukjizat tongkatnya.



Kisah tersebut rupanya menginspirasi lembaga arsitek Belanda, RO&AD, untuk membangun sebuah jembatan unik yang diberi nama Jembatan Musa.

Berbeda dari jembatan pada umumnya, Jembatan Musa benar-benar berada di tengah air, membelah sebuah sungai di wilayah Halsteren.

Dilansir dari Mirror.uk, juru bicara RO&AD, Ad Kil, mengatakan bahwa konstruksi jembatan ini seluruhnya terbuat dari kayu tahan air, dibalut dengan kertas timah.

"Jembatan itu terbentang seperti selokan yang dibangun untuk terlihat menyatu dengan gambaran lanskapnya," jelasnya.

Dari kejauhan, Anda tidak akan bisa melihat jembatan tersebut, karena seolah berada di dalam air. Namun begitu ada di dekatnya, Anda akan menyaksikan sebuah jembatan dengan bentuk yang sangat unik.

Jembatan Musa merupakan obyek wisata yang menjadi bagian dari The West Brabant Water Line, yang terdiri dari serangkaian benteng pertahanan di wilayah Halsteren, Belanda.


Sumber

Read More...

Salah Satu Tanda Akhir Zaman, Kesaksian yang Benar Disembunyikan


komuslim / Salah Satu Tanda Akhir Zaman, Kesaksian yang Benar Disembunyikan

KESAKSIAN yang benar disembunyikan merupakan salah satu tanda-tanda kiamat sudah dekat.
Allah SWT memerintahkan setiap muslim untuk menolong saudaranya, baik ketika saudaranya ini dalam keadaan menzalimi maupun terzalimi. Ia harus menghendaki pelaku zalim dari kezalimannya dan berusaha semampunya untuk mengembalikan hak saudaranya yang terzalimi.

Allah SWT juga mengharamkan perbuatan menyembunyikan kebenaran sebagaimana firmanNya:
“Dan janganlah kalian (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dan barangsiapa menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya,” (QS Al-Baqarah: 283).

http://1.bp.blogspot.com/_oQGx3yTv_Ss/TGWAtgpXjrI/AAAAAAAABwo/LLEc7a8p1qw/s640/volcano_002.jpg

Pada akhir zaman, orang akan saling merampas hak satu sama lain. Sedangkan mereka yang mengetahui kebenaran hanya diam dan tidak mau menyampaikannya. Meraka tak mau berbicara kebenaran, padahal mampu mengungkapkannya. Meraka lebih mementingkan kepentingan pribadi masing-masing daripada harus mengungkapkan kebenaran. Fenomena ini termasuk salah satu tanda Hari Kiamat.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya, menjelang kedatangan Hari Kiamat nanti, akan muncul tanda-tanda: pengucapan salam kepada orang tertentu, maraknya perniagaan, bahkan seorang istri sampai membantu suaminya dalam berniaga, terputusnya tali silaturahmi, kesaksian palsu merajalela, kesaksian yang benar disembunyikan, dan menyebarannya buah pena (tulisan),” (HR Ahmad).


Sumber

Read More...

Kesaktian Khalifah Umar bin Khaththab

kokmuslim / Kesaktian Khalifah Umar bin Khaththab

Imam Ibnu Katsir dalam kitabnya Tafsir Ibnu Katsir (3/480) bercerita tentang 'kesaktian' Khalifah Umar bin Khaththab r.a.:

Mesir jatuh ke pelukan Islam. Khalifah Umar mengangkat Amr bin ‘Ash ra sang panglima pembebasan sebagai Gubernur di sana.

Suatu hari di hari pertama dalam sistem penanggalan setempat, orang-orang setempat datang menemui Gubernur Amr bin ‘Ash.

Mereka berkata, “Wahai pemimpin kami, Sungai Nil di tempat kami punya kebiasaan tidak mau mengalirkan air kecuali permintaannya dipenuhi.”

“Apa permintaannya?” tanya Amr.

“Kalau sudah tanggal 12 bulan ini, kami biasa mencari seorang gadis perawan. Setelah kami berhasil membuat orang tuanya rela maka kami dandani gadis itu dengan pakaian dan perhiasan yang paling bagus. Setelah itu kami lemparkan dia ke sungai Nil sebagai tumbal,” papar mereka.

Amr memotong, “Perbuatan itu dilarang oleh Islam dan Islam melenyapkan ajaran buruk sebelumnya!"

Karena tidak ada solusi, para penduduk Mesir yang menetap di sekitar Nil memutuskan untuk menetap sementara seperti biasa. Bila air Sungai Nil tidak mengalir, mereka berencana pindah ke wilayah lain.

Melihat keadaan itu, Amr bin ‘Ash berkirim surat kepada Khalifah Umar bin Khaththab di Madinah. Amr melaporkan peristiwa yang dihadapinya dan meminta nasihat kepada Umar apa yang mesti ia lakukan.

Umar membalas surat Amr. Dalam suratnya Umar menulis, “Tindakanmu benar. Islam memang menghapus kebiasaan buruk sebelumnya. Aku telah mengirim 'kertas khusus' untuk engkau lempar ke sungai Nil.”

Surat Khalifah Umar sampai ke tangan Amr. Amr membaca isi kertas 'surat khusus' yang ditulis Khalifah Umar untuk sungai Nil yang berbunyi: “Dari hamba Allah, Umar untuk Nil. Jika engkau mengalir karena kemauanmu sendiri, janganlah engkau mengalir. Tetapi bila engkau mengalir karena diperintah oleh Allah, maka aku meminta kepada Allah Yang Mahaesa lagi Maha Perkasa agar menjadikanmu mengalir.”

Kertas itu dilempar Amr bin ‘Ash ke sungai Nil. Saat itu penduduk Mesir tengah bersiap-siap pindah ke negeri lain karena sungai Nil yang menjadi sumber penghidupan mereka berhenti mengalirkan air.

Setelah surat Umar dilempar, keesokan harinya, air Sungai Nil telah mengalir dengan ketinggian 7 meter lebih hanya dalam waktu semalam.

Sejak itu adat buruk masyarakat Mesir melempar tumbal seorang gadis hidup-hidup ke tengah Sungai Nil berhenti.

__
Sumber: dakwatuna

Read More...